Cost Per Click (CPC) adalah metode pemasaran digital yang digunakan untuk mengukur biaya atau setara biaya untuk setiap klik pada iklan Anda dalam kampanye Bayar Per Klik (PPC). Ini adalah metrik yang menentukan keberhasilan dan laba atas investasi kampanye penelusuran berbayar Anda.

Bagaimana Cost Per Click (CPC) Dihitung?

Rumus yang digunakan untuk menghitung CPC adalah biaya pengiklan dibagi dengan jumlah klik. Misalnya, jika pengiklan membayar $150 untuk kampanye yang menerima 42 klik, CPC akan menjadi $3,57 (150/42 = 3,571).

Mengevaluasi kinerja kampanye penelusuran berbayar dan laba atas investasi dapat terbukti membingungkan, karena platform yang berbeda menggunakan model atribusi yang berbeda untuk mengukur konversi.

Misalnya, AdWords hanya berfokus pada kinerja upaya penelusuran berbayar Anda terlepas dari saluran lain dan mengaitkan semua konversi ke iklan berbayar, terlepas dari apakah interaksi dengan iklan berbayar merupakan titik kontak terakhir dalam perjalanan pembelian pelanggan atau tidak. Jika pelanggan mengeklik iklan berbayar tetapi tidak berkonversi, kemudian kembali ke situs web Anda secara langsung untuk menyelesaikan pesanan, AdWords akan mengatribusikan konversi tersebut ke klik terakhir pada iklan penelusuran berbayar. Jika pelanggan memiliki beberapa interaksi dengan iklan penelusuran berbayar, misalnya dengan iklan Belanja terlebih dahulu, lalu iklan Pemasaran Ulang, kredit konversi akan diberikan ke klik terakhir (iklan Pemasaran Ulang).

Google Analytics menawarkan berbagai model atribusi yang memperlakukan konversi secara berbeda. Jika laporan GA (Googl Analytics) Anda disetel ke tampilan default Klik Non-Langsung Terakhir, setiap pembelian yang dilakukan di situs akan diatribusikan ke saluran terakhir yang berinteraksi dengan pelanggan sebelum membeli, tidak termasuk Langsung. Pastikan untuk mempelajari semua model atribusi untuk memilih model yang sesuai dengan sasaran Anda dan memberi Anda gambaran yang akurat tentang semua upaya periklanan.

Bagaimana Mengoptimalkan Cost Per Click?

Merancang kampanye bayar per klik yang sukses adalah tugas yang menantang, yang membutuhkan banyak penyesuaian dan perencanaan. Cara terbaik untuk mengoptimalkannya adalah dengan bekerja dari atas ke bawah pada struktur akun Anda dengan mengkalibrasi tiga elemen terpenting yang dimiliki oleh semua kampanye penelusuran berbayar yang berhasil:

  • Kampanye dapat berisi sejumlah grup iklan yang berbeda. Misalnya, jika Anda menjalankan kampanye Penjualan Black Friday, Anda dapat membuat grup iklan yang berbeda untuk setiap produk Anda.
  • Grup Iklan (Ad Group) membantu Anda tetap teratur. Anda harus bertujuan untuk membuat grup iklan terpisah untuk setiap produk yang Anda jual, lalu bereksperimen dengan berbagai iklan untuk produk tersebut dalam grup iklan yang relevan.
  • Iklan adalah pesan promosi yang ditampilkan kepada pengguna.

AdWords sejauh ini merupakan jaringan iklan pencarian berbayar terbesar, tetapi itu bukan satu-satunya pilihan. Jaringan lain yang sangat populer adalah Bing, Iklan Facebook, Iklan LinkedIn, dan Adroll.

Kata kunci (hanya relevan untuk kampanye AdWords). Sebagai dasar dari kampanye bayar per klik Anda, kata kunci akan menjadi perhatian utama Anda. Untuk menghindari menghabiskan terlalu banyak uang untuk bersaing dengan pesaing Anda untuk mendapatkan tempat teratas untuk kata kunci paling populer, luangkan waktu untuk meneliti kata atau frasa apa (kata kunci ekor panjang) yang digunakan pembeli potensial Anda untuk menemukan produk/layanan Anda. Gunakan kata kunci negatif dan pastikan kampanye Anda tidak dibuat berdasarkan kata kunci pencocokan luas untuk menghindari menarik pembeli dengan maksud yang salah.

Perhatikan bahwa iklan media sosial berbayar tidak didasarkan pada kata kunci. Informasi dan minat demografis menjadi pusat perhatian dalam kampanye ini.

salinan iklan. Untuk menulis teks iklan berperforma tinggi, Anda harus memikirkan tiga komponen penting: fitur, manfaat, dan ajakan bertindak. Konsumen mencari secara online untuk memecahkan masalah, bukan untuk membeli produk atau layanan, oleh karena itu fokus pada manfaat terlebih dahulu adalah kuncinya. Tetapi ketiga elemen tersebut harus digabungkan untuk meningkatkan rasio klik-tayang. Kiat abadi lainnya untuk menulis salinan yang baik termasuk menggunakan kata kerja aktif, menghindari pengulangan, dan bereksperimen dengan ajakan bertindak yang tidak konvensional.

Perlu dicatat bahwa iklan media sosial lebih berbasis gambar, sehingga rasio klik-tayang sangat bergantung pada visual serta judul dan deskripsi iklan yang menarik. Dan sementara keberhasilan kampanye AdWords sangat bergantung pada relevansi iklan, kampanye media sosial berkembang pesat dengan mengundang rasa ingin tahu pengguna. Salinan yang sangat mengkonversi biasanya diisi dengan humor dan bakat.

Halaman arahan; Anda memerlukan halaman arahan yang dibuat khusus untuk kampanye iklan berbayar Anda guna memaksimalkan persentase pengunjung yang berkonversi. Saat mendesain halaman arahan, pertimbangkan dan optimalkan elemen terpenting:

Judul (Headline): cari judul menarik yang relevan dengan teks iklan dan kata kunci Anda, desain yang konsisten dengan merek; bertujuan untuk desain yang bersih dan sederhana yang mengikuti pedoman merek Anda dan menanamkan kepercayaan.

Salinan (Copy): kerjakan salinan kuat yang secara ringkas mengkomunikasikan nilai penawaran Anda.

Formulir halaman arahan (Landing Page): buat formulir yang mudah digunakan yang hanya menangkap informasi yang Anda butuhkan

Tombol (Button): bereksperimen dengan ajakan bertindak yang menarik yang memaksa pengunjung untuk segera bertindak.

Pantau hasil kampanye Anda dan lanjutkan penyesuaian elemen untuk mencapai ROI yang lebih tinggi.

Author

Founder Tanya Digital Marketing Agency dan Founder Digitademy (Digital Marketing Academy) Kursus online yang memulai pengalaman sebagai Digital Marketing Manager dan sebagai SEO Specialist sejak 2008 dan menjadi SEO Specialist Profesional di tahun 2013 di beberapa perusahaan ternama di Bali, Jakarta dan Surabaya hingga saat ini.

Write A Comment