Noindex” adalah meta tag yang dapat dilampirkan ke kode HTML halaman web, yang menginstruksikan crawler Google untuk tidak mengindeks halaman tertentu untuk memastikannya tidak muncul di SERP.

Artinya, ketika Anda menambahkan tag meta “noindex” ke halaman web, Anda memberi tahu mesin pencari bahwa “mereka” tidak dapat menambahkan halaman ke dalam indeks pencariannya meskipun “mereka” dapat merayapi halaman tersebut.

Semua halaman dengan arahan “noindex” di dalamnya akan masuk ke indeks pencarian mesin pencari, dan tidak akan ditampilkan di halaman hasil mesin pencari.

Pentingnya Meta Tag “Noindex”

“Noindex” adalah tag penting untuk digunakan ketika Anda tidak ingin halaman tertentu muncul di SERP. Jika sebuah halaman memiliki nilai kecil bagi pengguna, atau mungkin memiliki informasi yang tidak ingin Anda lihat oleh masyarakat umum, tag noindex sebaiknya digunakan.

Dalam banyak kasus, noindex juga membantu website menghindari hukuman karena dianggap sebagai teknik SEO blackhat seperti konten duplikat. Ini aritnya website secara preemptif menghindari penurunan peringkat dan lalu lintas.

Kapan Anda Harus Menggunakan “Noindex”?

Ada beberapa skenario berbeda ketika Anda harus menggunakan tag “noindex”. diantaranya:

1. Halaman Admin

Jelas, halaman login perusahaan tidak perlu dilihat oleh pengguna akhir sebuah website. Oleh karena itu, noindex memecahkan masalah ini, dan menyimpan halaman admin hanya untuk Anda dan rekan Anda.

2. Halaman Duplikat

Sementara tag kanonik pertama dan terpenting harus digunakan untuk menangani konten duplikat, ada situasi tertentu ketika Anda harus menggunakan noindex.

Jika Anda adalah satu-satunya kontributor konten ke website, halaman penulis tidak diperlukan dan mungkin sebagian besar cocok dengan konten beranda Anda. Noindex ini, tidak akan ada cinta yang hilang.

3. Postingan Komunitas

Jika Anda punya website yang memungkinkan anggota komunitas membuat profil untuk berkontribusi pada posting atau konten blog, ini adalah sesuatu yang ingin Anda atur.

Anda hanya ingin profil yang memberikan kontribusi konten terbaik muncul di SERP, karena ini merupakan indikator otoritas website dan UX (User Experience) yang baik.

Profil Noindex yang menyumbang konten tipis atau buruk, untuk menghindari merusak integritas situs web Anda.

4. Konten Tipis

Google peduli dengan konten berkualitas, itulah alasan mengapa algoritma Panda dan Penguin ada. Website yang menyumbangkan halaman web berkualitas tinggi akan diberi penghargaan, sedangkan web dengan konten tipis dan tidak relevan akan tampil rendah di peringkat.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki konten yang tidak ingin Anda hapus karena alasan apa pun, tetapi juga tidak ingin konten ini bertindak sebagai representasi web Anda, noindex.

5. Halaman Eksklusif

Jika Anda memiliki konten berbayar yang hanya dapat diakses melalui keanggotaan, Anda sebaiknya tidak mengindeks halaman ini untuk mencegah pengguna yang tidak membayar melihat konten Anda secara gratis.

6. Halaman yang Tidak Perlu Yang Tidak Menambah Nilai

Halaman ‘Terima kasih’, sementara sentuhan tambahan yang bagus untuk pelanggan setelah mereka melakukan pembelian, tidak perlu terlihat di SERP. Noindex halaman ini untuk mencegah web Anda terlihat konyol.

Alat yang Dapat Anda Gunakan untuk Menerapkan Tag “Noindex”

Ada alat yang bisa sangat membantu untuk menerapkan tag “noindex” Anda.

Screaming Frog
Yoast SEO

Author

Founder Tanya Digital Marketing Agency dan Founder Digitademy (Digital Marketing Academy) Kursus online yang memulai pengalaman sebagai Digital Marketing Manager dan sebagai SEO Specialist sejak 2008 dan menjadi SEO Specialist Profesional di tahun 2013 di beberapa perusahaan ternama di Bali, Jakarta dan Surabaya hingga saat ini.

Write A Comment